Apa Itu LoRA? Mengenal Teknologi pada Alat Survey GNSS RTK

Dalam dunia survey dan pemetaan, komunikasi data menjadi salah satu faktor penting untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat. Surveyor membutuhkan perangkat yang mampu menerima dan mengirim data koreksi GNSS secara stabil, terutama saat bekerja di area yang luas.

Salah satu teknologi yang mendukung kebutuhan tersebut adalah LoRa. Teknologi ini banyak digunakan pada perangkat komunikasi radio karena mampu mengirimkan data dalam jarak jauh dengan konsumsi daya yang relatif rendah.

Lalu, apa itu LoRA dan bagaimana penggunaannya pada alat survey pemetaan?

Teknologi LoRa dapat ditemukan pada perangkat GNSS RTK modern, seperti Hi-Target iRTK5 Super Base dan Hi-Target V600L. Keduanya memiliki radio internal yang mendukung komunikasi data untuk membantu pekerjaan survey di lapangan.

Apa Itu LoRA?

LoRa merupakan singkatan dari Long Range. LoRa adalah teknologi modulasi radio yang dirancang untuk mengirimkan data dalam jarak jauh dengan kebutuhan daya yang relatif rendah.

Teknologi ini menggunakan metode modulasi Chirp Spread Spectrum (CSS). Metode tersebut membantu komunikasi radio tetap dapat menerima data dalam kondisi sinyal yang terbatas.

LoRa banyak digunakan dalam sistem Internet of Things (IoT), seperti sensor lingkungan, pemantauan aset, sistem pertanian pintar, dan perangkat komunikasi jarak jauh.

Selain itu, Teknologi ini juga memiliki peran dalam alat survey pemetaan. Pada perangkat GNSS RTK, teknologi ini dapat mendukung pengiriman data koreksi dari base station menuju rover.

Dengan demikian, surveyor dapat melakukan pengukuran RTK tanpa harus selalu mengandalkan koneksi internet seluler.

Bagaimana Cara Kerja LoRa pada Alat Survey GNSS RTK?

Apa itu LORA

Untuk memahami penggunaan LoRa, kita perlu mengenal sistem pengukuran GNSS RTK terlebih dahulu.

GNSS RTK menggunakan dua perangkat utama, yaitu base station dan rover.

Base station berfungsi sebagai titik referensi yang menghasilkan data koreksi. Sementara itu, rover menerima data koreksi tersebut untuk membantu menentukan koordinat dengan tingkat ketelitian yang lebih tinggi.

LoRa berperan sebagai media komunikasi radio antara kedua perangkat.

  1. Base Station Mengumpulkan Data GNSS

Base station menerima sinyal dari satelit GNSS, seperti GPS, BeiDou, GLONASS, dan Galileo.

Perangkat kemudian menghasilkan data koreksi berdasarkan posisi referensinya.

  1. LoRa Mengirimkan Data Koreksi

Radio LoRa pada base station mengirimkan data koreksi kepada rover melalui gelombang radio.

Pengiriman ini dapat berlangsung secara langsung tanpa harus menggunakan jaringan internet, selama perangkat memiliki konfigurasi radio yang sesuai.

  1. Rover Menerima Data Koreksi

Rover menerima data koreksi dari base station. Selanjutnya, receiver GNSS mengolah data satelit dan koreksi tersebut untuk menghasilkan posisi RTK.

Jika kondisi pengamatan dan komunikasi mendukung, sistem RTK dapat memberikan hasil pengukuran dengan ketelitian tingkat sentimeter.

Perlu dipahami bahwa LoRa tidak menentukan koordinat secara langsung. LoRa berfungsi sebagai jalur komunikasi data, sedangkan penentuan posisi dilakukan oleh sistem GNSS RTK.

Apa Fungsi LoRa dalam Survey dan Pemetaan?

Teknologi LoRa memiliki beberapa fungsi yang dapat membantu pekerjaan surveyor.

  • Komunikasi Data Tanpa Internet

LoRa memungkinkan base station mengirimkan data koreksi secara langsung kepada rover. Oleh karena itu, sistem ini dapat digunakan di lokasi yang tidak memiliki jaringan internet seluler.

  • Mendukung Pengukuran Area Luas

Teknologi LoRa dapat mendukung komunikasi radio dalam jarak jauh. Hal ini bermanfaat untuk pekerjaan survey pada area luas, seperti pertambangan, perkebunan, konstruksi, dan pemetaan lahan.

  • Membantu Efisiensi Pekerjaan

Dengan komunikasi radio yang sesuai, surveyor dapat menggunakan sistem base-rover tanpa harus bergantung pada layanan koreksi berbasis internet.

Selain itu, penggunaan radio internal dapat membantu mengurangi kebutuhan perangkat komunikasi eksternal.

  • Mendukung Pengukuran di Berbagai Kondisi Lapangan

Surveyor sering bekerja di lokasi dengan kondisi komunikasi yang berbeda. Contohnya, area terbuka, perkebunan, dan proyek konstruksi.

Radio LoRa dapat menjadi salah satu pilihan komunikasi data untuk mendukung pekerjaan tersebut.

Namun, jangkauan komunikasi tetap dipengaruhi oleh kondisi medan, halangan, antena, interferensi, serta konfigurasi perangkat.

Hi-Target iRTK5 Super Base, GNSS RTK dengan Teknologi LoRa

Hi-Target iRTK5 Super Base merupakan perangkat GNSS RTK yang dirancang untuk mendukung kebutuhan pengukuran menggunakan sistem base station dan rover.

Salah satu keunggulan perangkat ini adalah penggunaan radio internal yang mendukung protokol LoRa.

Teknologi tersebut membantu pengiriman data koreksi GNSS untuk pekerjaan survey dan pemetaan.

Keunggulan Hi-Target iRTK5 Super Base

Hi-Target iRTK5 Super Base memiliki sejumlah fitur yang mendukung pekerjaan surveyor, antara lain:

  • Radio UHF internal dengan daya hingga 5 W.
  • Mendukung protokol komunikasi LoRa.
  • Mendukung pengiriman data koreksi RTK.
  • Mendukung berbagai konstelasi GNSS.
  • Menggunakan algoritma kompresi data untuk mendukung komunikasi radio jarak jauh.
  • Jangkauan komunikasi hingga 30 km dalam kondisi yang mendukung.

Jangkauan tersebut merupakan kemampuan komunikasi radio, bukan jaminan bahwa seluruh pengukuran RTK akan selalu memiliki ketelitian yang sama pada jarak tersebut.

Beli: GPS Geodetik Hi-Target iRTK5 Super Base GNSS RTK

Hi-Target V600L, Laser RTK dengan Radio LoRa Internal

Hi-Target V600L merupakan receiver GNSS RTK yang menggabungkan teknologi GNSS, laser, kamera visual, dan IMU untuk mendukung pengukuran serta stakeout.

Selain fitur pengukuran tersebut, V600L juga memiliki radio internal yang mendukung protokol LoRa.

Radio ini membantu perangkat menerima data koreksi GNSS dari base station atau sistem komunikasi yang kompatibel.

Keunggulan Hi-Target V600L

Beberapa fitur utama Hi-Target V600L meliputi:

  • GNSS multi-konstelasi dengan 1.408 channel.
  • Radio LoRa internal.
  • Jangkauan komunikasi radio hingga lebih dari 15 km dalam kondisi yang mendukung.
  • Teknologi laser untuk pengukuran tanpa kontak langsung.
  • Kamera visual untuk membantu pengukuran dan stakeout.
  • Teknologi IMU untuk mendukung pengukuran miring.
  • Mendukung pekerjaan RTK dan stakeout.

Teknologi laser pada V600L membantu surveyor mengukur titik yang sulit dijangkau secara langsung. Misalnya, titik di balik pagar, tepi saluran, atau area yang memiliki hambatan fisik.

Sementara itu, radio LoRa mendukung komunikasi data koreksi GNSS agar perangkat dapat bekerja dalam sistem RTK yang sesuai.

Beli: GPS Geodetic Hi-Target V600L Laser GNSS RTK

Apakah LoRa Membuat Pengukuran GNSS RTK Lebih Akurat?

Teknolgi ini tidak secara langsung meningkatkan akurasi GNSS. Teknologi ini berfungsi untuk mengirimkan data koreksi dari base station ke rover.

Akurasi pengukuran RTK tetap dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:

  • Kualitas receiver GNSS.
  • Jumlah dan geometri satelit.
  • Kondisi atmosfer.
  • Multipath atau pantulan sinyal.
  • Kualitas data koreksi.
  • Jarak antara base station dan rover.
  • Stabilitas komunikasi radio.

Jika komunikasi LoRa berjalan dengan baik, rover dapat menerima data koreksi secara lebih konsisten. Kondisi tersebut membantu sistem RTK mempertahankan solusi posisi yang baik.

Namun, komunikasi radio yang jauh tidak otomatis menghasilkan akurasi yang lebih tinggi.

Artikel lainnya