Mencari titik koordinat suatu lokasi tidak harus menggunakan perangkat survei khusus. Untuk kebutuhan sederhana, Google Maps sudah menyediakan cara untuk melihat posisi suatu titik dalam bentuk latitude (lintang) dan longitude (bujur). Koordinat ini bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari membagikan lokasi, pengecekan posisi di lapangan, hingga menjadi data awal sebelum melakukan pekerjaan survei.
Cara Menentukan Koordinat di Google Maps lewat HP dan Laptop
Untuk pengguna Android, buka aplikasi Google Maps kemudian cari lokasi yang ingin diketahui koordinatnya. Setelah menemukan lokasinya, tekan dan tahan titik pada peta sampai muncul pin merah. Koordinat lokasi tersebut kemudian akan ditampilkan pada kotak pencarian. Koordinat yang muncul biasanya menggunakan format derajat desimal (decimal degrees), misalnya -6.200000, 106.816666. Angka pertama merupakan latitude, sedangkan angka kedua merupakan longitude.
Jika menggunakan komputer atau laptop, caranya lebih sederhana. Buka Google Maps, lalu klik kanan pada lokasi yang ingin Anda ketahui koordinatnya. Google Maps akan menampilkan latitude dan longitude pada menu yang muncul. Setelah itu, klik koordinat tersebut untuk menyalinnya.

Jangan Sampai Tertukar Latitude dan Longitude!
Saat memasukkan koordinat ke Google Maps, pengguna harus menulis latitude terlebih dahulu, kemudian longitude. Google Maps juga menerima beberapa format koordinat, seperti decimal degrees (DD), degrees-minutes-seconds (DMS), dan degrees-decimal minutes (DMM). Untuk format desimal, gunakan titik sebagai tanda desimal, misalnya -6.200000, 106.816666, bukan -6,200000, 106,816666. Nilai latitude berada pada rentang -90 sampai 90, sedangkan longitude berada pada rentang -180 sampai 180.
Apakah Koordinat Google Maps Bisa Dipakai untuk Survei?
Bisa untuk pengecekan lokasi atau kebutuhan awal, tetapi jangan langsung menganggap koordinat dari Google Maps setara dengan hasil pengukuran survei. Google menjelaskan bahwa posisi GPS pada perangkat dapat mengalami ketidakakuratan karena kondisi sekitar, seperti bangunan dan berbagai penghalang lainnya, dapat memengaruhi tingkat ketelitiannya.
Jika pekerjaan membutuhkan koordinat dengan tingkat ketelitian yang lebih tinggi, surveyor biasanya memilih GNSS RTK untuk memenuhi kebutuhan positioning presisi. Hi-Target sendiri memiliki beberapa pilihan GNSS RTK, seperti V200, V500, V600L, dan V700S. Salah satunya adalah Hi-Target V700S, yang menggabungkan teknologi RTK dan SLAM untuk mendukung pekerjaan survei, termasuk pada area yang mengalami keterbatasan sinyal GNSS.
Pengguna dapat menentukan latitude dan longitude melalui Google Maps dengan mudah, baik menggunakan HP maupun laptop. Untuk kebutuhan seperti berbagi lokasi, pengecekan titik, atau persiapan survei, cara ini bisa menjadi langkah awal yang praktis. Namun, untuk pekerjaan yang membutuhkan data koordinat dengan tingkat ketelitian survei, penggunaan perangkat GNSS RTK tetap lebih sesuai.
Referensi
- Google Maps Help. Menelusuri menurut lintang & bujur di Google Maps. https://support.google.com/maps/answer/18539?utm_source
- Google Maps Help. Menemukan dan meningkatkan akurasi lokasi Anda di Google Maps. https://support.google.com/maps/answer/2839911
- Hi-Target Surveying Instrument Co., Ltd. GNSS RTK. https://www.hi-target.com.cn/product/gnss-rtk?









