Bagi kebanyakan orang GPS adalah alat bantu yang digunakan untuk menentukan posisi dan lokasi. Selain itu GPS juga dapat menunjukkan arah atau navigasi dari suatu tempat ke tempat lain nya.
Fitur ini dapat kita gunakan di smartphone dengan aplikasi seperti Google Maps dan Waze. Tetapi, sebenarnya istilah yang lebih tepat untuk kita gunakan adalah GNSS. Apa itu GNSS? Lalu, GPS itu apa? Yang kita gunakan sehari hari itu GPS atau GNSS? Yuk langsung kita simak.
GPS merupakan singkatan dari Global Positioning System, sementara GNSS memiliki kepanjangan Global Navigation Satellite System. GPS merupakan satelit yang berfungsi untuk melakukan penentuan posisi serta navigasi. Satelit ini dikembangkan dan dikendalikan oleh pemerintah Amerika Serikat melalui United States Air Force (USAF).
Sedangkan GNSS adalah suatu sistem yang menggabungan satelit-satelit yang berfungsi untuk menentukan posisi dan navigasi. Satelit-satelit tersebut tidak hanya dikembangkan oleh Amerika Serikat, melainkan beberapa negara lain seperti Rusia dengan satelit GLONASS dan Uni Eropa dengan satelit Galileo.
Beberapa negara di Asia juga telah mengembangkan satelit navigasi, diantaranya seperti Cina yang mengembangkan satelit Beidou, India mengembangkan satelit IRNSS, dan Jepang mengembangkan satelit QZSS.
Jadi yang kita gunakan selama ini apa? GPS atau GNSS?
Jika kalian sering menggunakan aplikasi ojek online atau melakukan navigasi arah ke suatu tempat, kalian sedang menggunakan GNSS. Namun, tidak menutup kemungkinan jika kalian hanya menggunakan GPS.
Hal tersebut di pengaruhi oleh chipset GNSS yang di gunakan pada perangkat navigasi. Apakah chipset hanya mampu menerima sinyal dari satelit GPS atau dapat menerima sinyal dari berbagai jenis satelit lainnya.
Dengan menggunakan GNSS, akurasi dan ketelitian yang di dapatkan akan jauh lebih baik karena sinyal yang di tangkap lebih banyak yang berasal dari beberapa jenis satelit navigasi.
Namun, dalam keperluan praktis produsen smartphone biasanya hanya menggunakan chipset GNSS yang mampu memberikan tingkat akurasi pada satuan meter. Akurasi ini hanya cukup untuk digunakan pada keperluan navigasi.
Untuk melakukan penentuan posisi dengan ketelitian tinggi, dapat di gunakan GNSS Receiver tipe Geodetik. GNSS Receiver tipe Geodetik di lengkapi dengan chipset GNSS yang mampu memberikan tingkat akurasi hingga satuan sentimeter bahkan milimeter.
GNSS Receiver tipe Geodetik dengan akurasi tinggi ini di gunakan untuk pekerjaan yang memerlukan ketelitian tinggi seperti pemetaan kadastral, penentuan laju deformasi, serta pembangunan dan monitoring infrastruktur.
Itulah penjelasan singkat dari GPS atau GNSS. Jangan salah lagi ya, ingat GPS adalah bagian dari GNSS. Demikian artikel ini semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel indosurta lain nya ya!
LIHAT JUGA : Promo Diskon Alat Survey dan Pemetaan Bulan ini!



