Lagi cari jurusan kuliah surveyor? Maka jurusan-jurusan ini bisa kalian pikirkan, yang mana prospek kerja dalam jurusan ini akan membantu karir kalian dalam dunia survei.
Profesi surveyor kini menjadi salah satu pekerjaan yang semakin dibutuhkan di berbagai sektor, mulai dari konstruksi, pertambangan, pertanian, hingga tata ruang wilayah.
Peran surveyor sangat krusial dalam proses awal pembangunan karena mereka bertugas mengukur, memetakan, dan menyediakan data spasial yang akurat untuk digunakan oleh para perencana, insinyur, dan pengambil kebijakan.
Untuk menjadi seorang surveyor yang handal, tentu dibutuhkan latar belakang pendidikan yang sesuai. Di sinilah pentingnya memilih jurusan kuliah untuk jadi surveyor yang tepat.
Di Indonesia, ada beberapa jurusan kuliah untuk jadi surveyor yang menawarkan kurikulum lengkap mulai dari pengukuran di lapangan hingga pengolahan data spasial menggunakan teknologi modern.
Jurusan-jurusan ini juga dilengkapi dengan praktik lapangan, penggunaan alat canggih seperti Total Station, GPS Geodetik, hingga Drone Pemetaan.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga dibekali dengan pengetahuan tentang Sistem Informasi Geografis (SIG), penginderaan jauh, dan fotogrametri yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja saat ini.
Jika kamu tertarik untuk berkarir sebagai surveyor profesional, memahami pilihan jurusan kuliah untuk jadi surveyor adalah langkah awal yang harus dilakukan. Artikel ini akan mengupas secara lengkap beberapa jurusan yang bisa kamu ambil, mata kuliah yang diajarkan, prospek kerja, hingga universitas terbaik yang menyediakannya.
4 Jurusan Kuliah Surveyor
Berikut ini empat pilihan utama jurusan kuliah surveyor yang bisa kamu pertimbangkan jika ingin meniti karir di bidang survei dan pemetaan:
1. Teknik Geodesi

Teknik Geodesi merupakan salah satu jurusan kuliah surveyor yang paling terkenal dan banyak diminati. Jurusan ini mempelajari segala hal tentang pengukuran dan pemetaan permukaan bumi, baik secara horizontal maupun vertikal.
Mahasiswa akan dibekali kemampuan untuk mengukur dimensi dan bentuk bumi, menghitung koordinat, serta memahami pergerakan lempeng dan pengaruh gravitasi terhadap pengukuran.
Mata kuliah yang dipelajari di antaranya adalah Kalkulus, Geologi, Survey Terestris, Kartografi, Sistem Informasi Geografis (SIG), Fotogrametri, dan Survei GPS. Mahasiswa juga akan belajar tentang metode triangulasi, trilaterasi, dan penggunaan alat ukur digital.
Lulusan Teknik Geodesi dapat bekerja sebagai surveyor tanah, ahli pemetaan, konsultan infrastruktur, hingga tenaga ahli di lembaga pemerintah dan perusahaan swasta.
2. Teknik Geomatika

Teknik Geomatika adalah jurusan kuliah surveyor yang merupakan pengembangan dari Teknik Geodesi dengan menambahkan unsur teknologi informasi.
Jurusan ini cocok untuk kamu yang menyukai kombinasi antara kerja lapangan dan pemanfaatan teknologi digital. Fokus utama Geomatika adalah pengelolaan data spasial berbasis teknologi, mulai dari pengumpulan, analisis, hingga visualisasi data dalam bentuk peta digital atau 3D.
Mata kuliah di Teknik Geomatika mencakup Geomatika Dasar, Kartografi Digital, Pemetaan Terestris, Fotogrametri, Sistem Basis Data, Penginderaan Jauh, dan Proyeksi Peta. Mahasiswa juga diajarkan pemrograman dasar dan software pemetaan modern seperti ArcGIS dan AutoCAD Map.
Lulusan Geomatika dapat bekerja di berbagai bidang, termasuk perencanaan wilayah, pemantauan lingkungan, sistem navigasi, hingga industri teknologi berbasis lokasi seperti startup pemetaan.
LIHAT JUGA: Jurusan Teknik Geomatika: Mata Kuliah & Apa Prospek Kerja nya?
3. Survei dan Pemetaan

Jika kamu ingin fokus pada praktik lapangan dan keterampilan teknis, maka program studi Survei dan Pemetaan bisa jadi pilihan. Ini adalah jurusan kuliah surveyor yang secara khusus membekali mahasiswa dengan kemampuan pengukuran, pengumpulan data spasial, serta pengolahan dan presentasi data secara akurat.
Mata kuliah utamanya meliputi Pengantar Survei dan Pemetaan, Geomorfologi, Ilmu Tanah, Survei Satelit (GPS), SIG Dasar, Pemetaan Kadastral, dan Fotogrametri. Mahasiswa akan sering melakukan praktik lapangan menggunakan alat seperti Theodolite, Total Station, dan GPS Geodetik/GNSS.
Lulusan dari program ini biasanya langsung siap kerja di proyek infrastruktur, pertambangan, pemetaan wilayah, dan pengukuran lahan secara kadastral.
4. D4 Survei Pemetaan dan Informasi Geografis

Untuk kamu yang ingin program pendidikan vokasi dengan keahlian langsung terpakai di dunia kerja, maka D4 Survei Pemetaan dan Informasi Geografis adalah pilihan yang tepat. Ini juga merupakan salah satu jurusan kuliah untuk surveyor yang fokus pada aplikasi pemetaan digital dan teknologi informasi geospasial.
Mahasiswa D4 ini dilatih untuk menjadi tenaga survei yang mahir menggunakan berbagai alat ukur serta software pemetaan. Kurikulumnya mencakup kombinasi antara praktik pengukuran dan pengelolaan informasi geografi berbasis komputer.
Lulusan D4 memiliki keunggulan kompetitif karena penguasaan teknologi praktis dan siap terjun di berbagai proyek pembangunan dan pemetaan digital modern.
Prospek Karir Jurusan Kuliah untuk Jadi Surveyor
Lulusan dari berbagai jurusan kuliah untuk jadi surveyor memiliki prospek kerja yang sangat luas di berbagai sektor. Dengan kemajuan teknologi dan meningkatnya kebutuhan data spasial, peran surveyor semakin penting.
Berikut beberapa karir yang bisa kamu ambil:
- Surveyor lapangan di proyek infrastruktur seperti jalan tol, bendungan, gedung, hingga pertambangan dan perkebunan.
- Konsultan survei dan pemetaan untuk perusahaan properti, minyak dan gas, tambang, atau instansi pemerintah.
- Ahli SIG (Sistem Informasi Geografis) yang menganalisis dan mengelola data spasial dalam bentuk digital.
- Tenaga profesional di lembaga pemerintah seperti Kementerian ATR/BPN, Kementerian PUPR, Badan Informasi Geospasial (BIG), atau BUMN seperti PLN dan Pertamina.
Kebutuhan akan data geospasial yang terus meningkat di era transformasi digital membuka lebih banyak peluang kerja bagi lulusan jurusan terkait untuk menjadi surveyor.
Universitas yang Menyediakan Jurusan Kuliah untuk Jadi Surveyor
Berikut adalah beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia yang menyediakan jurusan kuliah untuk jadi surveyor:
- Institut Teknologi Bandung (ITB) – Teknik Geodesi dan Geomatika.
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) – Teknik Geomatika.
- Universitas Gadjah Mada (UGM) – Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar.
- Institut Teknologi Padang (ITP) – Teknik Geodesi
- Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) – D3 Survey dan Pemetaan.
- Politeknik Negeri Batam – D3 Teknologi Geomatika
- Universitas Esa Unggul – Survei dan Pemetaan.
- UPN Veteran Yogyakarta – Teknik Geomatika.
- Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) – D4 Survei Pemetaan dan Informasi Geografis.
Masing-masing kampus memiliki keunggulan sendiri dalam hal fasilitas, kurikulum, dan pengalaman praktik lapangan.
Menentukan jurusan kuliah untuk jadi surveyor bukan hanya soal minat, tapi juga tentang kesiapan menghadapi dunia kerja yang semakin menuntut keahlian teknis dan pemahaman data spasial.
Dengan memilih jurusan yang tepat seperti Teknik Geodesi, Geomatika, Survei dan Pemetaan, atau D4 Informasi Geografis, kamu akan memiliki bekal kuat untuk membangun karir yang sukses di berbagai sektor.
Dunia survei dan pemetaan akan terus berkembang seiring teknologi, dan para surveyor akan tetap menjadi garda depan dalam menyediakan data yang akurat untuk pembangunan. Jadi, sudah siap menentukan jurusan kuliah untuk jadi surveyor? Kenali minat dan potensimu, lalu pilih yang paling sesuai dan mulai langkahmu sekarang juga!
Referensi:
- https://app.ruangguru.com/
- https://maukuliah.id/
- https://campus.quipper.com/
- https://www.gramedia.com/
- https://spig.upi.edu/
- https://sv.ugm.ac.id/
- https://www.its.ac.id/
Baca juga: Contoh Implementasi Teknologi LiDAR di Indonesia: Potensi dan Tantangan




