Apa itu Industri Geospasial?

Apa itu Industri Geospasial

Industri geospasial terdiri dari organisasi pemerintah, perusahaan swasta, organisasi nirlaba, dan lembaga akademik dan penelitian yang mengembangkan, memproduksi, meneliti, dan menggunakan teknologi geospasial.

 

Mereka terlibat dalam mengumpulkan, menyimpan, memproses, mengintegrasikan, mengelola, memetakan, menganalisis, dan mendistribusikan data yang terkait dengan lokasi tertentu di Bumi.

 

Teknologi geospasial meliputi Sistem Informasi Geografis (SIG)/Spasial Analitik, Sistem Satelit Navigasi Global & Pemosisian, Observasi Bumi, dan Pemindaian.

 

Sistem Informasi Geografis/Spasial Analitik

Penggunaan dari SIG/Spasial Analitik oleh berbagai industri diperkirakan akan meningkat di pasar yang di dorong oleh meningkatnya permintaan global akan informasi terkait secara geografis.

 

SIG umumnya bisa di kategorikan menjadi 3 tipe:

  • SIG Desktop: software yang terinstall di komputer personal
  • SIG Web/Cloud: aplikasi handphone dan komputer yang membolehkan pengguna untuk terhubung dengan server SIG di internet. Menjalankan software SIG di Cloud memungkinkan pengguna memanfaatkan fleksibilitas Cloud untuk pengambilan data, visualisasi, analisis, dan berbagi
  • SIG mobilitas: Menggunakan teknologi SIG keluar dari kantor dan menuju ke lapangan dalam bentuk smartphone atau tablet.

 

 

Industri Geospasial: GNSS & Pemosisian

GNSS atau Sistem Satelit Navigasi Global telah menjadi bagian integral dari kehidupan kita sehari-hari sehingga hampir tidak mungkin dilakukan tanpanya.

 

Baik itu survei, navigasi, atau penentuan posisi dalam ruangan, GNSS adalah tulang punggung dari semuanya.

 

Semuanya, mulai dari bisnis dan perbankan, hingga pertahanan dan penerbangan, sangat bergantung pada GNSS dan layanan penentuan posisi.

 

Sistem regional beroperasi pada teknologi yang sama dengan GNSS, tetapi alih-alih global, cakupannya terbatas pada wilayah tertentu.

 

Sistem Augmented Berbasis Satelit (SBAS) adalah peningkatan layanan penentuan posisi dari sistem navigasi satelit dan terutama dimaksudkan untuk navigasi pesawat.

 

Sementara itu, sinergi utama juga berkembang dalam hal terminal seluler nirkabel dengan kemampuan navigasi.

 

Sesuatu yang baru pada geospasial merupakana penentuan posisi dalam ruangan, adalah bidang yang masih berkembang.

 

Ini menggabungkan kekuatan GPS dan pemetaan yang tepat ke tempat di mana manusia menghabiskan 70% waktu mereka – di dalam ruangan.

 

Pemosisian Dalam Ruangan dapat secara luas diklasifikasikan ke dalam pemosisian magnetik, gelombang radio, sensor bergerak, RFID. Namun, harus disebutkan bahwa tidak ada cara standar untuk membangun IPS.

 

Perusahaan dapat menggunakan triangulasi WiFi, Bluetooth, beacon, Near Field Communication (NFC), inframerah, pemetaan dalam ruangan, sensor atau bahkan pencahayaan LED analisis akustik, dan ‘perhitungan mati pejalan kaki’, antara lain untuk menentukan posisi seseorang dalam sebuah bangunan.

 

Penginderaan Jauh

Penginderaan jauh dari luar angkasa ke permukaan, mencakup teknologi seperti satelit di luar angkasa, fotografi udara (kendaraan terbang berawak dan tak berawak).

 

Selama dekade berikutnya, 419 satelit diharapkan akan diluncurkan menghasilkan $35,5 miliar dalam pendapatan manufaktur.

 

Sementara itu, satelit kecil, mini dan nano telah mengguncang pasar observasi bumi tradisional.

 

Dan sementara penginderaan jauh udara, yang melibatkan menerbangkan pesawat yang dikemudikan untuk mengumpulkan data, telah banyak digunakan di bidang-bidang seperti survei tanah, pertambangan, dan pertanian, itu selalu dianggap sebagai tugas yang mahal.

 

Masukkan kendaraan udara tak berawak, atau drone, yang diharapkan dapat meningkatkan industri fotografi udara sebesar 12,9% selama enam tahun ke depan.

 

Industri Geospasial: Teknologi Pemindaian / Mapping Scanner

Pasar mapping scanner terdiri dari Laser, LiDAR, Radar, dan Point Cloud dari gambar – teknologi non-kontak yang dapat menangkap bentuk objek fisik secara digital.

 

Pemindai laser 3D membuat “awan titik” data dari permukaan suatu objek atau data tentang sekitarnya.

 

Sementara sektor pemerintah akan terus memimpin tuntutan dalam teknologi pemindaian, peningkatan penetrasi di bidang-bidang seperti energi angin, transportasi, akuisisi data perkotaan, diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan yang besar.

 

Sementara itu, faktor-faktor seperti keunggulan teknologi, dorongan dari pemerintah, dan berbagai aplikasi LiDAR, seperti proyek-proyek rekayasa dan set besaran besaran merupakan pendorong utama pertumbuhan pasar LiDAR.

 

Selanjutnya, ekosistem sensor radar, yang terdiri dari perusahaan perancang chip, produsen komponen, penyedia teknologi, dan integrator sistem, diperkirakan akan menyentuh $30,67 miliar pada tahun 2022 dari $19,29 miliar pada tahun 2015 tumbuh pada CAGR 6,94% antara 2016 dan 2017.

 

Demikian artikel tentang apa itu Industri Geospasial? Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel Indosurta lainnya.

 

Sumber:

Artikel lainnya