Ada beberapa faktor pendorong yang menyebabkan erosi di permukaan bumi. Faktor iklim, geologi dan biologis menjadi faktor alamiah yang bisa menyebabkan erosi.
Pengertian Erosi
Pengertian Erosi adalah proses hilangnya seluruh rangkaian dalam lapisan permukaan tanah atas yang disebabkan karena pergerakan air maupun angin. Sarief (1985)
Jenis Erosi
1. Erosi Air
Erosi air atau bisa disebut juga Abrasi adalah jenis erosi yang terjadi karena air yang mengalir menggesek tanah sehingga menyebabkan pengikisan tanah. Abrasi biasa terjadi pada tanah atau bebatuan yang terdapat di dasar sungai.
Abrasi dapat dibedakan menjadi 4 jenis
- Erosi Percik adalah pengikisan batuan dan tanah di dasar sungai yang disebabkan oleh gesekan air dalam jumlah/debit air relatif kecil
- Erosi Lembar adalah pengikisan yang terjadi di batuan dan tanah dasar sungai yang ketebalannya sama rata. Kedalaman air sungai yang dasarnya mengalami erosi lembar biasanya memiliki kedalaman sekita 2-5 meter
- Erosi Alur adalah erosi air yang terjadi karena kumpulan air dari berbagai penjuru. Erosi alur biasanya terjadi di sungai yang berada di pegunungan dan perbukitan.
- Erosi Parit adalah erosi yang terjadi di selokan pemukiman dan hanya terjadi di parit yang memiliki aliran air lancar.
Beli juga: TOTAL STATION TOPCON GM-52
2. Erosi Angin
Erosi angin adalah pengikisan yang di sebabkan oleh hembusan angin. Jenis erosi angin berhubungan dengan proses erosi transportasi. Tujuan arah hembusan aingin tersebut membentuk erosi baru yang di sebut deposisi.
3. Erosi Es
Erosi es atau biasa di sebut dengan eksarasi/erosi glasial. Erosi terjadi karena gletser atau es mengikis tanah dan batuan yang terkena es. Dan terjadi di daratan yang di selimuti oleh salju.
4. Erosi Ombak
Erosi ombak biasa di sebut dengan abrasi. Erosi ombak adalah pengikisan tanah yang di sebabkan oleh air laut sehingga tanah terus terusan terkikis oleh gelombang air laut. Erosi ombak dapat di cegah dengan melakukan reklamasi.
5. Korosi
Korosi hampir mirip dengan erosi angin, di mana perbedaan nya adalah erosi angin terjadi karena gesekan angin sementara korosi terjadi karena hembusan angin membawa partikel pembentuk seperti pasir.
Proses Terjadinya Erosi
Erosi yang terjadi di suatu wilayah dapat di kaji melalui proses terjadinya.
1. Detachment
Detachment bisa di katakan sebagai bagian dari erosi yang terjadi pada tanah dan batuan. Tanah dan batuan yang mengalami erosi detachment di sebabkan karena unsur penyebab erosi seperti air, angin, ombak dan es.
2. Transportation
Transportation adalah proses terjadinya erosi karena tanah atau bebatuan yang hendak mengalami erosi di bawa oleh angin dan air selaku tenaga pembawa erosi menuju ke arah tujuannya. Pergerakan proses erosi transportasi bermula dari tempat yang tinggi menuju ke arah tempat yang rendah.
3. Deposition
Deposition adalah tempat pemberhentian bagi erosi transportation. Erosi yang di bawa oleh proses transportation membangun objek erosi baru yang di sebut sebagai proses erosi deposition.
Dampak dan Contoh Terjadinya Erosi
akibat dari terjadi nya erosi dapat kita rasakan di kehidupan sehari-hari, yaitu:
1. Kestabilan Lingkungan Terganggu
Dengan kestabilan lingkungan terganggu, kehidupan di muka bumi selanjutnya bisa mengalami kerusakan yang berlanjut jika tidak di tangani dengan baik.
2. Banjir yang Mematikan di Jakarta
Erosi sedimen tanah yang terjadi di hulu telah menyumbat sungai dan kanal kota Jakarta dan menyebabkan luapan air. Banjir akibat erosi seperti ini juga terjadi di banyak negara, seperti Kolombia, India, Filipina, dan Republik Demokratik Kongo.
3. Kerugian Ekonomi di Sektor Pertanian
Sektor pertanian di Amerika Serikat juga kehilangan sekitar $44 miliar per tahunnya karena erosi. Nilai ini termasuk hilangnya produktivitas serta timbulnya sedimentasi dan polusi air. Kerugian atas pendapatan pertanian di perkirakan mencapai sebesar $100 juta per tahun.
Demikian artikel tentang erosi – pengertian jenis, proses, dampak dan contoh nya. Semoga dengan membaca artikel ini anda dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda tentang erosi. Jangan lupa untuk membaca artikel Indosurta lain nya ya.
LIHAT JUGA : Definisi dan Sifat – Sifat Kontur




