Apa Itu LiDAR? Pengertian, Cara Kerja, Jenis, dan Fungsi

LiDAR Hi-Target LS1 dan V700S SLAM RTK

Apa itu LiDAR? LiDAR merupakan singkatan dari Light Detection and Ranging, yaitu teknologi penginderaan jauh yang memanfaatkan pulsa laser untuk mengukur jarak antara sensor dan objek di sekitarnya.

Teknologi ini bekerja melalui pengiriman sinar laser menuju permukaan atau objek. Sensor kemudian menangkap pantulan laser tersebut untuk menghitung jarak. Hasil pengukuran dapat membentuk kumpulan titik tiga dimensi atau point cloud.

Point cloud membantu surveyor melihat bentuk, posisi, dimensi, serta kondisi objek secara lebih detail. Karena itu, LiDAR banyak digunakan untuk kebutuhan survei, pemetaan, konstruksi, inspeksi, hingga pembuatan model 3D.

Pada perangkat modern, teknologi LiDAR juga dapat berpadu dengan GNSS, kamera, IMU, dan SLAM. Kombinasi tersebut membuat proses pengumpulan data lebih fleksibel, termasuk ketika surveyor bekerja di area yang memiliki kondisi lingkungan kompleks.

 

Bagaimana Cara Kerja LiDAR?

Apa itu LiDAR
LiDAR Stockpile dari Hi-Target V700S

Setelah mengetahui apa itu LiDAR, penting untuk memahami cara kerjanya. Sistem LiDAR mengikuti proses pengukuran jarak menggunakan pulsa laser.

Secara sederhana, prosesnya berlangsung melalui beberapa tahap:

  1. Sensor memancarkan pulsa laser menuju objek.
  2. Laser mengenai permukaan objek lalu memantul kembali.
  3. Sensor menangkap pantulan tersebut.
  4. Sistem menghitung waktu perjalanan laser.
  5. Perangkat mengolah hasil pengukuran menjadi koordinat titik.
  6. Kumpulan titik membentuk point cloud tiga dimensi.

Semakin banyak titik yang dikumpulkan, semakin banyak informasi geometris yang bisa surveyor analisis. Perangkat LiDAR modern juga dapat memadukan data laser, kamera, GNSS, dan sensor gerak untuk menghasilkan informasi spasial yang lebih lengkap.

 

Apa Saja Komponen Utama LiDAR?

Sistem LiDAR umumnya memanfaatkan beberapa komponen utama untuk mengumpulkan data spasial. Setiap komponen memiliki fungsi berbeda dalam proses pengukuran.

Beberapa komponen tersebut meliputi:

  • Laser untuk memancarkan pulsa cahaya.
  • Scanner untuk mengarahkan proses pemindaian.
  • GNSS untuk membantu menentukan posisi.
  • IMU untuk membaca orientasi dan pergerakan perangkat.
  • Kamera untuk menangkap informasi visual.
  • Perangkat lunak untuk mengolah serta menganalisis data.

Pada perangkat seperti Hi-Target LS1, beberapa teknologi tersebut terintegrasi dalam satu sistem. LS1 menggabungkan LiDAR, kamera, RTK, dan algoritma SLAM untuk mendukung pengumpulan data pada berbagai kondisi lapangan.

 

Jenis-Jenis LiDAR

Secara umum, LiDAR memiliki beberapa jenis berdasarkan platform atau media dan kebutuhan pemetaan. Perangkat yang digunakan dapat menyesuaikan area serta metode pengumpulan data.

LiDAR Airborne

Airborne LiDAR menggunakan pesawat, helikopter, atau platform udara lain untuk melakukan pemindaian dari atas. Metode ini cocok untuk area yang luas karena sensor dapat mengumpulkan data permukaan dalam cakupan besar.

LiDAR Mobile Mapping

Mobile mapping membawa sensor LiDAR pada kendaraan atau perangkat bergerak. Metode ini cocok untuk pemetaan jalan, koridor, kawasan perkotaan, fasilitas, serta area yang membutuhkan pengumpulan data secara cepat.

LiDAR Berbasis SLAM

LiDAR berbasis SLAM menggabungkan pemindaian laser dan algoritma Simultaneous Localization and Mapping. Sistem tersebut membantu perangkat menentukan posisi sekaligus membangun peta ketika bergerak.

Metode ini sangat berguna ketika surveyor bekerja di area yang memiliki keterbatasan sinyal GNSS.

 

Apa Fungsi LiDAR?

Setelah memahami apa itu LiDAR dan cara kerjanya, kita bisa melihat berbagai fungsi teknologi ini dalam pekerjaan lapangan.

1. Pemetaan 3D

LiDAR dapat mengumpulkan jutaan titik untuk membentuk point cloud. Data tersebut dapat membantu tim membuat representasi tiga dimensi suatu area atau objek.

2. Survei Topografi

Data point cloud dapat membantu surveyor membaca bentuk permukaan tanah, perubahan elevasi, serta kondisi area secara lebih detail.

3. Dokumentasi Bangunan

Tim dapat menggunakan LiDAR untuk menangkap bentuk bangunan secara tiga dimensi. Hasilnya dapat mendukung dokumentasi arsitektur, renovasi, hingga kebutuhan rekayasa.

4. Inspeksi Infrastruktur

LiDAR membantu tim mengumpulkan informasi geometris pada jalan, jembatan, fasilitas industri, koridor, dan berbagai objek infrastruktur.

5. Pengukuran Volume

Point cloud tiga dimensi dapat membantu menghitung volume material atau objek tertentu. V700S, misalnya, menyediakan fitur perhitungan volume berbasis data laser point cloud.

6. Pemetaan Area Sulit

Teknologi SLAM membantu surveyor bekerja di area yang sulit memperoleh sinyal GNSS. Contohnya meliputi ruang tertutup, bawah jembatan, gorong-gorong, dan area kompleks lainnya.

 

Apa Keunggulan LiDAR untuk Survei?

LiDAR memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya menarik untuk pekerjaan pemetaan modern.

Pertama, mampu mengumpulkan informasi tiga dimensi secara cepat. Kedua, point cloud memberikan informasi geometris yang cukup lengkap untuk berbagai kebutuhan analisis.

Selain itu, perangkat LiDAR berbasis SLAM memberi fleksibilitas lebih besar bagi surveyor. Surveyor tidak selalu harus mengandalkan titik kontrol ketika melakukan pemindaian pada area tertentu.

Teknologi RTK juga dapat meningkatkan kemampuan penentuan posisi. Pada LS1, misalnya, sistem mengintegrasikan RTK serta mendukung metode SLAM, RTK-SLAM, dan PPK-SLAM. Perangkat ini juga menyediakan preview point cloud secara real-time dan accuracy heatmap untuk membantu pemantauan hasil di lapangan.

 

LiDAR dan Teknologi SLAM

SLAM merupakan teknologi yang memungkinkan perangkat melakukan pemetaan sambil memperkirakan posisinya ketika bergerak.

Kombinasi LiDAR dan SLAM menjadi solusi menarik untuk lingkungan yang tidak selalu menyediakan sinyal GNSS yang kuat. Sistem dapat memanfaatkan data laser serta sensor lain untuk membantu proses pemetaan.

V700S bahkan menyediakan Laser Reverse Positioning Technology. Ketika sinyal GNSS terhalang, sistem dapat beralih ke penentuan posisi berbasis laser sehingga proses pengambilan data tetap berjalan.

 

Hi-Target LS1 untuk Pemetaan LiDAR

LiDAR Hi-Target LS1
LiDAR Hi-Target LS1

Hi-Target LS1 merupakan SLAM Scanner portabel kelas profesional yang mengintegrasikan LiDAR, kamera, RTK, dan algoritma SLAM. Desain tersebut membuat LS1 cocok untuk berbagai kondisi lingkungan serta kebutuhan pengumpulan data lapangan.

LS1 memiliki beberapa fitur utama yang mendukung pekerjaan survei dan pemetaan, seperti:

  • RTK terintegrasi.
  • LiDAR 16 channels.
  • Point rate hingga 320.000 pts/s.
  • Jangkauan pengukuran hingga 120 meter.
  • Relative accuracy 1 cm.
  • Point cloud thickness 1 cm.
  • Absolute accuracy hingga 4 cm.
  • Mode SLAM, RTK-SLAM, dan PPK-SLAM.
  • Preview point cloud secara real-time.
  • Accuracy heatmap.
  • Resume scanning.
  • RTK protocol NTRIP.
  • Storage 512 GB SSD.
  • Baterai hingga 180 menit.
  • IP54.

LS1 juga mendukung beberapa mode penggunaan, mulai dari handheld, backpack, vehicle-mounted, hingga UAV. Fleksibilitas ini membuat satu scanner dapat menyesuaikan kebutuhan proyek serta platform yang tersedia.

Dari sisi aplikasi, brosur LS1 mencantumkan pemetaan perkotaan, infrastruktur dan koridor, fasilitas industri, arsitektur dan konstruksi, digital twin dan visualisasi, serta respons darurat dan pemetaan cepat.

 

Hi-Target V700S SLAM RTK untuk Pengukuran Tanpa Kontak

LiDAR V700S SLAM RTK
LiDAR V700S SLAM RTK

Hi-Target V700S SLAM RTK menawarkan pendekatan yang menggabungkan kemampuan RTK, SLAM, laser scanning, dan kamera.

Perangkat ini memiliki 1.408 channels untuk full-constellation tracking. Hi-Target juga membekali V700S dengan teknologi anti-interferensi multi-frekuensi serta GNSS SoC yang mendukung konsumsi daya rendah.

Salah satu fitur penting V700S adalah pengukuran tanpa kontak. Sistem memanfaatkan data laser point cloud dan citra untuk membantu akuisisi informasi geospasial secara real-time.

V700S juga mendukung pengukuran pada area seperti bawah jembatan, gorong-gorong, dan ruang tertutup. Kemampuan tersebut membantu surveyor menangani lokasi yang sulit mengandalkan GNSS.

 

Spesifikasi V700S

Beberapa spesifikasi yang tercantum pada brosur V700S meliputi:

  • GNSS 1.408 channels.
  • 3 kamera profesional HD.
  • Laser scanner hingga 200.000+ pts/sec.
  • Jangkauan laser hingga 40 meter.
  • IMU 200 Hz.
  • RTK + SLAM Fusion.
  • Laser Reverse Positioning Technology.
  • Perhitungan volume berbasis laser point cloud.
  • SLAM mode hingga 5 jam.
  • IP64.
  • Dukungan pengukuran tanpa kontak.

V700S juga memiliki dukungan software Hi-Survey serta software pengolahan data pasca-pengukuran. Ekosistem tersebut mendukung pemrosesan point cloud, visualisasi, analisis penggalian, hingga pembuatan penampang horizontal dan vertikal.

 

LS1 atau V700S, Mana yang Cocok?

LS1 dan V700S sama-sama menggabungkan LiDAR dan SLAM, tetapi keduanya memiliki fokus yang bisa disesuaikan berdasarkan kebutuhan pekerjaan.

KebutuhanHi-Target LS1Hi-Target V700S
LiDAR16 channelsLaser scanner hingga 200.000+ pts/sec
SLAMYaYa
RTKTerintegrasiTerintegrasi
Point cloudYaYa
KameraYa3 kamera profesional HD
PenggunaanHandheld, backpack, UAV, kendaraanPengukuran mobile dan pekerjaan survei
Area GNSS terbatasYaYa
Pengukuran tanpa kontakMendukung pemindaianMenjadi salah satu fitur utama
Perhitungan volumeMendukung pengolahan dataTersedia fitur perhitungan volume
AplikasiPemetaan, konstruksi, industri, digital twinInfrastruktur, volume, terowongan, kehutanan, pipa bawah tanah, arsitektur

Jika proyek membutuhkan scanner LiDAR portabel yang fleksibel pada berbagai platform, LS1 menjadi salah satu pilihan yang menarik. Sementara itu, V700S lebih cocok ketika pekerjaan membutuhkan kombinasi RTK, SLAM, pengukuran tanpa kontak, laser reverse positioning, serta perhitungan volume.

Pemilihan perangkat tetap perlu menyesuaikan kondisi area, target akurasi, metode kerja, dan jenis output yang ingin tim hasilkan.

 

Penerapan LiDAR dalam Berbagai Bidang

Teknologi LiDAR memiliki cakupan aplikasi yang luas. Pengguna dapat menyesuaikan metode pemindaian berdasarkan karakteristik proyek.

1. Infrastruktur dan Pengembangan Perkotaan

LiDAR dapat membantu tim memetakan kondisi infrastruktur serta lingkungan perkotaan. Point cloud juga dapat mendukung dokumentasi dan analisis geometris.

2. Arsitektur dan Konstruksi

Tim dapat menggunakan data point cloud untuk dokumentasi bangunan, pengukuran, pembuatan penampang, serta kebutuhan perencanaan.

3. Survei Terowongan

Lingkungan terowongan sering menghadirkan tantangan bagi pengukuran berbasis GNSS. Sistem SLAM membantu surveyor mengumpulkan data ketika sinyal satelit tidak tersedia secara optimal.

V700S secara khusus mencantumkan survei terowongan sebagai salah satu bidang aplikasinya. Brosur juga mencantumkan survei kehutanan, pipa bawah tanah, pengukuran volume, serta survei arsitektur.

4. Fasilitas Industri

LiDAR dapat membantu dokumentasi fasilitas, pemetaan ruang, serta pengumpulan data geometris untuk kebutuhan inspeksi dan rekayasa.

5. Digital Twin

Point cloud dapat menjadi salah satu sumber data untuk membangun representasi digital suatu objek atau lingkungan. LS1 sendiri mencantumkan digital twin dan visualisasi sebagai salah satu bidang aplikasinya.

6. Respons Darurat dan Pemetaan Cepat

Kemampuan melakukan pemindaian secara cepat membantu tim mengumpulkan informasi kondisi area setelah terjadi perubahan atau kondisi darurat.

 

Mengapa LiDAR Penting untuk Pemetaan Modern?

LiDAR juga memberikan cara baru untuk mengumpulkan informasi tiga dimensi dari suatu lingkungan. Sensor laser dapat menangkap bentuk objek dan permukaan dalam bentuk point cloud, lalu tim dapat mengolah data tersebut untuk berbagai kebutuhan teknis.

Perkembangan teknologi juga membuat perangkat LiDAR semakin fleksibel. Integrasi RTK, SLAM, kamera, IMU, dan software membantu surveyor mengerjakan lebih banyak jenis proyek menggunakan satu ekosistem perangkat.

LS1 menawarkan fleksibilitas melalui berbagai mode penggunaan dan dukungan SLAM, RTK-SLAM, serta PPK-SLAM. Sementara itu, V700S menggabungkan RTK + SLAM Fusion, pengukuran tanpa kontak, Laser Reverse Positioning Technology, dan perhitungan volume.

 

Gunakan LiDAR Sesuai Kebutuhan Survei!

Jadi, apa itu LiDAR merupakan teknologi pengukuran berbasis pulsa laser yang menghasilkan informasi jarak dan point cloud tiga dimensi. Teknologi ini dapat membantu berbagai pekerjaan, mulai dari pemetaan, survei, konstruksi, inspeksi, hingga dokumentasi objek.

Untuk kebutuhan LiDAR dan SLAM, Indosurta menyediakan solusi Hi-Target LS1 dan V700S. LS1 menawarkan scanner portabel yang fleksibel untuk handheld, backpack, UAV, dan kendaraan. V700S menggabungkan RTK, SLAM, laser scanning, kamera, serta fitur pengukuran tanpa kontak untuk kebutuhan survei yang lebih beragam.

Pemilihan perangkat sebaiknya mengikuti kondisi lapangan, jenis pekerjaan, kebutuhan akurasi, serta output yang ingin Anda hasilkan. Untuk mengetahui perangkat yang paling sesuai, Anda dapat berkonsultasi kepada tim Indosurta.

Artikel lainnya