Butuh Penawaran Harga Alat Survey?

Konsep Survey Konstruksi atau Rekayasa

19 Oktober 2022 - Kategori Blog

Pelatihan Indosurta

Sobat survey pasti sudah familiar dengan istilah survey konstruksi atau rekayasa, tapi sobat survey sudah paham belum dengan konsep dari survey konstruksi? Yuk langsung saja kita bahas konsep dari survey konstruksi atau rekayasa.

 

Tahapan Survey Konstruksi

Survey Penyuluhan

Kegiatan nya adalah menginventaris dan pengumpulan data sekunder misal nya ingin membuat jalan sepanjang 20 km, maka harus dikumpulkan data sekunder nya dulu seperti data citra satelit, data peta sekunder dan lain lain, kemudian dipelajari lebih lanjut apakah memungkinkan atau tidak.

Tahap ini juga disebut sebagai Pre-Feasibility Studies.

 

Survey Kelayakan

Survey kelayakan biasanya sudah mulai kegiatan fisik, jika sebelumnya survey penyuluhan masih menggunakan data sekunder, di survey kelayakan sudah melakukan pengukuran di lapangan.

Peninjauan nya berbagai aspek seperti aspek lingkungan, ekonomi, sosial budaya dan politik. Hasil akhir dari survey kelayakan berupa analisi kelayakan dan rekomendasi kelanjutan proyek.

Jika di lanjutkan dari contoh sebelumnya yaitu pembuatan jalan, hasil akhir nya adalah peta terestris.

 

Perencanaan Teknis

Ketika proyek sudah diaggap layak, maka langkah selanjutnya adalah perencanaan teknis. Mulai dari kegiatan perencaan awal dan kegiatan pengukuran secara detail serta pengambilan data lapangan. Hasil akhir dari perencanaan teknis adalah gambaran desain umum.

Detail Design

Kegiatan dari detail design adalah proses validasi design dan pengecekan kesesuaian design dengan kondisi lapangan.

Hasil akhir dari detail design adalah berupa detail jalur dan design dengan keterangan penunjang seperti penetapan alinemen jalan, perhitungan perencanaan geometri dan perhitungan galian dan timbunan.

Pelaksanaan Konstruksi

Setelah semua tahapan perencaanan sudah selesai, maka pelaksaan konstruksi dapat dimulai. Kegiatan ini dimulai dari pemasangan patok dan acuan, pembersihan lokasi, pembebasan area proyek, kegiatan galian dan timbunan, konstruksi pondasi dan bangunan.

 LIHAT JUGA : Tugas Surveyor dalam Kegiatan Konstruksi

Jenis Pengukuran untuk Kegiatan Survey Konstruksi

  1. Pengukuran untuk perencanaan

  • Sasaran utama: pembuatan peta perencanaan
  • Contoh: pemetaan situasi, pemetaan topografi
  1. Pengukuran untuk pelaksanaan

  • Sasaran utama: pemasangan tanda atau patok di lapangan sesuai dengan desain atau gambar perencanaan (staking out)
  • Contoh: pematokan as jalan, batas kavling, elevasi lantai
  1. Pengukuran untuk kontrol atau monitoring

  • Sasaran utama: pengecekan hasil pelaksanaan dengan melakukan pengukuran ulang dan membandingkan dengan gambar desain
  • Contoh: pengukuran elevasi jalan dan monitoring posisi bangunan

Dari bidang konstruksi ada banyak sekali kegiatan konstruksi yang membutuhkan surveyor, angtara lain adalah:

  • Konstruksi jalan raya
  • Konstruksi jaringan irigasi
  • Konstruksi jalur pipa, listrik dan telekomunikasi
  • Konstruksi gedung
  • Konstruksi jembatan
  • Konstruksi pelabuhan, dermaga dan bandara
  • Konstruksi terowongan dan jembatan

Biasanya dari sekian banyak konstruksi, surveyor pun memiliki spesialis nya di bidang konstruksi contohnya seperti surveyor yang memiliki spesialis di bidang konstruksi gedung.

Karena gedung membutuhkan tingkat presisi yang lebih. Kalau konstruksi jalan raya, surveyor nya memiliki fisik dan mental yang lebih kuat karena mobilisasi nya yang bisa mencapai puluhan kilometer.

Sumber: Youtube

HUBUNGI KAMI DI WHATSAPP
error: Maaf ga bisa di klik kanan!!!